Sementara itu, bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Abdul Hafidz dan Hanies Cholil Barro yang diusung gabungan partai politik PPP, PKB, PDI Perjuangan dan Partai Golkar, menggelar deklarasi di Gedung Haji Rembang. Setelah itu menuju kantor KPU Kabupaten Rembang, sekira pukul 10.00 WIB.
Semula rombongan akan melewati route Jalan Pemuda, kebetulan melintasi depan kediaman calon Bupati, Harno. Namun aparat kepolisian mengalihkan jalurnya dari Gedung Haji-Perempatan Galonan-Perempatan Mondoteko Jalan Cinta dan masuk halaman KPU. Usai pendaftaran, Abdul Hafidz menyatakan untuk target kemenangan, tidak mematok berapa suara yang diperoleh.
“Untuk strategi, kami tidak akan memaksakan kehendak sendiri. Tapi partai pengusung, pendukung dan relawan punya strategi jitu apa. Saya targetnya menang, soal berapa persen, yang penting menang. Kami punya pasukan sangat banyak, jadi tenang-tenang saja, yang penting tanggal 09 Desember nanti kita menang, “ kata Hafidz.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang, M Ika Iqbal Fahmi menjelaskan syarat dokumen pencalonan dan dari pasangan Harno-Bayu maupun Hafidz-Hanies semua sudah lengkap.
“Kita nyatakan diterima pendaftarannya, karena semua memenuhi syarat. Nggak ada yang kurang sama sekali. Habis ini kita verifikasi dokumen untuk calon dan pemeriksaan kesehatan, “ ujarnya.
M Ika Iqbal Fahmi menambahkan untuk pemeriksaan kesehatan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang dulu-dulu ditangani RSUD dr R Soetrasno Rembang, kali ini akan ditangani RSUP dr Karyadi Semarang. Pemeriksaan kesehatan bakal calon berlangsung antara tanggal 8-9 September 2020.
Hal itu karena ada ketentuan rumah sakit yang menangani rumah sakit tipe A, kemudian belakangan diperlonggar menjadi rumah sakit tipe B. Kebetulan di Kabupaten Rembang tidak ada rumah sakit tipe B, akhirnya KPU bekerja sama dengan RSUP dr Karyadi.