Daftar Antrean Calhaj Capai 1 Juta Orang, Jateng Butuh Asrama Haji Baru

Alip Sutarto
Anggota Komisi VIII DPR Abdul Wachid bersama Kepala Kemenag Jateng Mustain Ahmad, meninjau calon lokasi yang akan dibangun asrama haji Jateng di pinggir jalur pantura turut wilayah Demak. (iNews/Alip Sutarto)

JEPARA, iNews.id - Pelayanan calon jemaah haji (calhaj) Jateng selama ini dilayani di Asrama Haji Donohudan Boyolali dinilai belum optimal. Apalagi daftar antrean calhaj asal Jateng saat ini hampir mencapai satu juta dan menempati peringkat nomor dua se-Indonesia.

Terkait hal itu, anggota Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid bertemu dengan Kepala Kemenag Jateng Mustain Ahmad. Keduanya juga meninjau secara langsung calon lokasi yang akan dibangun asrama haji Jateng tersebut yang ada di pinggir jalur pantura turut wilayah Demak.

Abdul Wachid mengatakan pembangunan asrama haji baru di Jawa Tengah penting. Sebab, saat ini dari sisi kapasitas daya tampung maupun fisik bangunan Asrama Haji Donohudan Boyolali yang dikelola Pemprov Jateng tidak lagi cukup memadai untuk memfasilitasi calhaj Jawa Tengah.

Kondisi itu kian parah jika jumlah kapasitas pemberangkatan haji sudah normal dan ada penambahan kuota. Saat ini, Arab Saudi sudah merencanakan menambah kapasitas jemaah haji, termasuk dari Indonesia.

"Asrama haji Donohudan Boyolali yang sudah eksisting tetap dipakai tapi kita juga harus siapkan infrastruktur serupa di lokasi lain," kata anggota dewan asal Jepara ini.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Calon Pengantin Wanita Kabur Jelang Akad di Pati, Ditemukan di Penginapan Bersama Pria Lain

57 tahun lalu

Buntut Pencabulan Santriwati, Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dicabut Kemenag

57 tahun lalu

Menyentuh! Ibu di Bandung Berangkat Haji Bersama Anak dari Hasil Jualan Siomay

57 tahun lalu

Kecelakaan di Jepara, WNA China Mabuk Diamuk Massa usai Tabrak Lari Pemotor

57 tahun lalu

Keji! Pria di Jepara Bakar Mantan Istri dan Mertua gegara Ditolak Rujuk, 1 Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal