Curiga Penjual Kopi di Rembang Meninggal Tak Wajar, Keluarga Minta Makam Dibongkar

Musyafa
Petugas memasang garis polisi di TPU Tanjung, Kampung Priyang, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten, saat proses autopsi remaja korban pemerkosaan. (Foto: Dok.iNews.id)

“Waktu itu keluarga dalam suasana masih bingung. Saya sendiri pasca kejadian, juga diperiksa di Mapolsek Pancur. Tahunya pihak keluarga sudah diautopsi, sebelum jenazah dimakamkan. Ternyata nggak,” katanya.

Dyah mengakui meninggalnya sang kakak, sarat kejanggalan. Dia mencontohkan, kalau orang bunuh diri, umumnya keluar kotoran, mata membelalak dan lidah menjulur. Namun jenazah Rupi’ah tidak menunjukkan ciri-ciri seperti itu. Warga ketika datang ke TKP, sudah mendapati posisi jenazah berada di pangkuan suami sirinya.

“Saya juga tinggal di Desa Pohlandak, jadi saat ditelepon kakak saya meninggal dunia, ya langsung datang ke lokasi. Selain kejanggalan kondisi jenazah, ada keganjilan lain yang sudah saya sampaikan ke polisi,” ujarnya.

Sebelumnya, berdasarkan hasil olah TKP polisi dan pemeriksaan petugas medis, Rupi’ah diduga meninggal dunia karena bunuh diri. Almarhumah yang sehari-hari berjualan di warung kopi, meninggalkan tiga anak.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Respons Cepat, Layanan 110 Polda Sumsel Selamatkan Warga Coba Akhiri Hidup di Jembatan Ampera

57 tahun lalu

Diduga Tewas Dibunuh, Makam Kades di Lampung Selatan Dibongkar untuk Autopsi

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Rembang, Truk Tronton Tabrak 3 Motor 1 Tewas

57 tahun lalu

5 Remaja Pendaki Gunung Argopuro Hilang Tersesat, Ditemukan di Tepi Jurang

57 tahun lalu

Isi Kuliah di Ponpes Gus Baha, Anies Baswedan Tanggapi Dorongan Masuk Capim KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal