Curhat Pemkot Tegal Pertama Kali Lockdown: Kami Harus Berpikir Cerdas

Nani Suherni
Warga masih beraktivitas normal menjelang pelaksanaan PSBB di Kota Tegal. (Foto: iNews/Yunibar)

TEGAL, iNews.id - Pemerintah Kota Tegal menjadi daerah yang pertama melaksanakan local lockdown untuk mencegah penyebaran Covid-19. Namun, kebijakan itu rupanya sempat mendapat komplain dari sejumlah pihak.

Wali Wali Kota Tegal, Muhammad Jumadi mengatakan, saat pertama kali mengambil kebijakan local lockdown pada Senin (30/3/2020). Jumadi mengaku saat itu Pemkot Tegal juga bingung karena belum ada daerah yang bisa dicontoh untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Untuk menyelesaian masalah besar, kami juga harus berpikir cerdas. Semantara kami tidak tahu mana yang tepat untuk menangani Covid-19," kata Jumadi dalam Webinar Leader Talk iNews: Jogo Tonggo, Strategi Jawa Tengah Hadapi Covid-19, Kamis (18/6/2020).

Dia menuturkan, saat itu banyak diprotes semua masyarakat. Saat itu, kebijakan local lockdown tidak hanya mencegah kendaraan masuk, sejumlah fasilitas di kota itu juga setop beroperasi.

"Tentu saya tidak semua setuju. Saya sampaikan pasti semua kebijakan ada pro dan kontra. Satu hari diberlakukan kami diprotes," ucapnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

HUT Tegal, Dedy Yon Duet Bareng Inul Daratista Jelang Road to Kilau Raya MNCTV

57 tahun lalu

HUT Tegal Diramaikan Kilau Raya MNCTV, Dedy Yon Ajak Warga Bangkit Bangun Kota

57 tahun lalu

Wali Kota Tegal Dedy Yon Bongkar Warung Aceh Diduga Jual Obat Terlarang

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal