Cerita Sedih Pengusaha Konveksi di Pemalang, Berhentikan 60 Pekerja gegara Sepi Pesanan

Aryanto
Aktivitas produksi konveksi milik H Toid di asal Desa Wanarata Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, tampak sepi. (Aryanto)

Akibat sangat minimnya pesanan dari para pelanggan saat ini, sebanyak 60 pekerja pun banyak yang terpaksa dia berhentikan sementara. 

"Ada 60 orang pekerja, terpaksa saya berhentikan dulu sementara. Ya kalau saya paksakan mereka bekerja, ya saya nombok," kata H Toid. "Sementara pesanan belum ada, pekerja masuk kan saya harus beri kasbon dulu," ungkapnya.

Pria paruh baya yang sudah puluhan tahun malang melintang di dunia konveksi itu berharap, pemerintah dapat memberikan solusi atas lesunya dunia konveksi sekarang ini. Terlebih, menurut dia, maraknya pakaian impor bekas dari luar sangat mempengaruhi pasar dalam negeri sendiri.

"Saya berharap pemerintah dapat membendung masuknya pakaian-pakaian impor dari luar negeri, baik itu pakaian impor bekas maupun baru," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Baznas Salurkan 50 Ekor Kambing Kurban Dam Haji di Pemalang

57 tahun lalu

Kronologi 2 Pelajar SMA Pemalang Hilang saat Latihan Dayung hingga Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Hilang 2 Hari saat Latihan Dayung, 2 Pelajar Pemalang Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Dihantam Batu Besar Meluncur dari Bukit, Begini Kondisi Rumah Warga di Pemalang

57 tahun lalu

Mengerikan! Batu Raksasa Tiba-Tiba Meluncur dari Bukit Hantam Rumah Warga di Pemalang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal