Selain dua kakaknya, dirinya juga memiliki anak yang juga berjualan cabai dengan empat orang pekerja. Kios cabainya pun mengalami kerugian hingga ratusan juta akibat dagangannya terbakar.
"Anak saya juga jualan cabe, kiosnya lebar, yang bantu aja 4 orang, ada 32 karung, apalagi cabai sekarang lagi mahal. Dagangan tidak dipikir banget, tapi yang dipikir itu nota utangan orang, banyak pada ngambil dulu, kalau tidak ada notanya bingung mau nagih," ujarnya.
Beruntung, dia yang berdagang buah di depan pasar Kroya tidak mengalami dampak akibat kebakaran tersebut. Saat ini, kondisi kakaknya masih terkulai lemas di rumah setelah mengetahui tempat berjualannya hangus terbakar.