Cerita Perempuan Lansia Ikut Pesantren Kilat, Awalnya Buta Huruf Kini Bisa Baca Alquran

Ahmad Antoni
Sejumlah ibu-ibu saat mengikuti semaan Alquran di Pesantren Lansia Roodhiyatam Mardhiyyah, Gunungpati, Semarang. (iNews.id)

Kebanyakan para santri berusia rata-rata 60-70 tahun yang mengikuti pesantren lansia belajar dari nol atau belum bisa membaca Alquran. 

Muntafingah mengatakan, pesantren Ramadhan untuk lansia diselenggarakan dalam tiga bentuk yakni untuk membekali lansia dalam aspek jasmani, rohani maupun keterampilan/interaksi sosial.

“Program yang kita buat di pesantren Roodhiyatam Mardhiyyah ini ada tiga program utama, yakni program pesantren super camp atau pesantren kilat menginap, pesantren kilat tidak menginap. Kemudian program reguler yang setiap hari menginap di sini,” ujar Muntafingah.

“Bahkan sebelum Ramadhan, untuk yang menginap super camp Ramadhan untuk lansia Jumat Sabtu Ahad (Minggu), sedangkan untuk pesantren kilat umum Jumat Sabtu Ahad tanpa menginap,” ujarnya.

Dia mengatakan, para santri lansia dibekali dalam aspek pertama akidah, penanaman keimanan, dasar-dasar rukun iman, rukun islam, dasar-dasar ibadah seperti wudhu yang benar, sholat dan ibadah lainnya yang disesuaikan usia lansia atau istilahnya fiqih lansia.

“Harapan kami menjadi bekal lansia bukan hanya bulan Ramadhan tetapi pasca Ramadhan agar mereka bisa memaksimalkan usia mulianya agar lebih bermanfaat. Bagaimana mereka mempersiapkan diri untuk husnul khotimah kembali kepada Allah seperti nama pesantren Roodhiyatam Mardhiyyah. Kembali dengan ridho dan agar diridhoinya kemudian mudah-mudahan termasuk orang yang selamat masuk ke surga,” ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran 3 Santri di Ponpes Lombok Tengah, 1 Korban Tewas

57 tahun lalu

Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang

57 tahun lalu

Tak Bisa Berenang, Santri di Banjarnegara Hilang Terseret Arus Sungai Serayu

57 tahun lalu

Bidik Basis Santri Jawa Timur, Perindo Resmi Lantik Cak Jaz sebagai Ketua DPW

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal