"Saya sama sekali tidak ingin membalas. Karena selepas kejadian itu, dari keluarga saya sudah berpesan, saya harus ikhlas. Jadi sebelum ketemu mas Munir dan rekonsiliasi hari ini, saya sudah mengikhlaskan. Saya tidak menyangka akan seperti ini, jadi sebelum mas Munir ketemu saya, saya sudah legawa dan memaafkan," kata Ipda Bambang.
Menurutnya, tidak ada hal yang membuat dirinya tidak memaafkan Munir. Pertemuan hari ini sangat bermanfaat untuk perdamaian Indonesia.
"Yang bersangkutan juga sudah mengakui kesalahannya, berjanji tidak akan mengulangi lagi dan mau bekerja sama dengan kami untuk membangun perdamaian. Jadi saya sudah ikhlas," terangnya.
Ganjar juga meminta Munir memberikan pesan pada masyarakat Indonesia khususnya anak muda agar tidak terjerumus dalam lembah hitam terorisme. Munir menerangkan, masyarakat khususnya anak muda untuk waspada dan tahu batasannya sendiri.
"Banyak yang terpapar di medsos, jadi semua harus lebih peduli pada dirinya sendiri. Lebih terbuka pada orang-orang sekitar khususnya keluarga inti. Karena masalah hubungan keluarga yang buruk, bisa berdampak pada anak-anak dan mereka menjadi sangat rentan," kata Munir.