Tak heran lokasi Gunung Wijil ini sendiri banyak digunakan orang-orang ngalap berkah mulai dari ingin mencari kekayaan harta benda atau penglarisan atau orang profesi atau derajat pangkat tertentu yang dicita-citakan mereka sebelumnya termasuk mencari pesugihan atau ingin kaya secara spontan tanpa bekerja keras.
Terutama di malam tertentu di penanggalan Jawa seperti malam Jumat Kliwon dan Selasa Kliwon banyak pengunjung di makam ini yang berasal dari sejumlah kota datang untuk ngelap berkah tentunya dengan niat yang bersih dan sunguh-sunguh tentunya akan terkabulkan.
Jika para orang peziarah yang ngalap berkah di lokasi ini bisa dikatakan berhasil atau sukses, dia biasanya akan ditemui sosok hewan berbentuk anjing merah yang merupakan klangenan dari penghuni penguasa Gunung Wijil.
Namun ada sejumlah pantangan yang wajib dipatuhi para pengunjung yang ingin berziarah ke makam ini. Salah satunya pengunjung wanita yang sedang datang bulan dilarang masuk ke makam.
Jika nekat dilanggar biasanya akan didatangi makhluk aneh dan mengerikan yakni manusia bersisik dan berkepala ular yang datang dalam mimpinya dan larangan mengenakan perhiasan apa pun.