Cerita Korban Penyerangan di Gunung Lawu Ambil Batu Selamatkan Wakapolres Karanganyar

Okezone
Bramantyo
Jarot Broto Sarwono, salah warga yang ikut menjadi korban penyerangan bersama Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni di Gunung Lawu (Foto: Okezone/Bramantyo)

Saat asyik melihat pengumuman jalur pendakian Gunung Lawu masih ditutup, Jarot mendengar adanya teriakan dari pos pendaftaran pendakian Gunung Lawu. Saat melihat ke atas, Jarot melihat ada anggota polisi berseragam, berlarian. Di belakangnya, terlihat seorang laki-laki menggunakan kopiah dan tutup muka atau slayer mengayun-ayunkan senjata tajam ke arah polisi tersebut.

"Saya tak tahu yang dikejar pria bersenjata tajam itu pak Wakapolres. Saya dengar pak Wakapolres teriak 'awas ada yang bawa senjata tajam'. Terus saya nengok ke atas. Dan melihat ada yang mengejar pak polisi pakai senjata tajam," kata Jarot.

Spontan, begitu mendengar teriakan ada yang membawa senjata tajam, Jarot pun langsung mengambil batu. Batu tersebut sengaja diambil, karena dirinya takut pria yang membawa senjata tajam itu berlari ke arahnya.

"Saya langsung ambil batu berukuran lumayan besar. Soalnya, kalau orang yang bawa senjata tajam itu kan arahnya tidak tahu ke mana. Bisa juga ke arah saya," ucapnya.

Apa yang ditakutinya benar terjadi. Meski kaki pelaku yang menyerang Wakapolres sudah ditembak, pelaku penyerangan itu masih bisa berlari ke arahnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Identitas 11 Korban Penyerangan Puluhan Oknum TNI di Deliserdang, 1 Orang Tewas Ditusuk

57 tahun lalu

Identitas 2 Prajurit TNI Ditembak KKB di Maybrat Papua Barat Daya, 1 Gugur

57 tahun lalu

Viral, Kakek Serang Petugas Kejari Purwakarta Pakai Badik dan Batu

57 tahun lalu

Samuel Sunarya Pria Berkacamata yang Serang Dokter Gigi di Bandung Punya Sifat Provokatif

57 tahun lalu

Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Dokter Gigi di Bandung, Samuel Peragakan 23 Adegan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal