Selain higienitas, ia mengaku dengan sertifikasi halal yang diterima tempat itu memudahkannya dalam menjual daging. Hal itu berimbas pula pada harga jual daging yang tinggi.
"Wah memuaskan, yang punya surat halal hanya salatiga. Misalnya kalau beli harga sapi 25, ya bisa (harga jual) 25,5, sampai 25,6 gitu," imbuhnya.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Salatiga Henni Mulyani menuturkan, sejak memiliki sertifikat halal dan Nomor Kontrol Veteriner (NKV) berdampak pada kepercayaan masyarakat. Ini dibuktikan dengan banyaknya warga yang memercayakan penyembelihan hewan ke instansi tersebut.
"Kepercayaan masyarakat meningkat ini terbukti pada 2020-2021 peningkatan penyembelihan 14 persen dari dalam kota, yang luar kota itu ada 2 persen an dengan meningkat tiap tahun makin masyarakat tahu ber nkv halal makin banyak yag datang kesini," ujarnya.
Kepercayaan diperoleh bukan hanya dari blantik, juga dari banyak instansi seperti sekolah, produsen roti dan pengusaha abon.