Dari total upah yang diterimanya, mereka hanya butuh mengeluarkan sekitar Rp192.000 untuk biaya transportasi, jika dalam satu minggu bekerja selama 6 hari. "Dengan gaji yang diterima, bus Trans Jateng sangat membantu bagi buruh karena murah," ujarnya.
Selain lebih ekonomis, lanjut dia, bus Trans Jateng lebih aman dan nyaman bagi penumpang. Kualitas pelayanan yang prima, ditambah dengan fasilitas bus yang mewah. "Pelayanannya bagus, apalagi bus-nya adem," katanya.
Hal serupa juga diungkapkan, Syafaatun, buruh lainnya. Bus Trans Jateng yang digagas Gubernur JatengGanjar Pranowo memberikan kemudahan bagi masyarakat.
"Bus-nya sudah terjadwal keberangkatannya ataupun sampai tujuannya. Kalau mau sampia di tiap halte ada petugas yang memberi tahu. Tidak khawatir, karena lebih aman," ujarnya.
Dia berharap, ke depan transportasi andalan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah itu dapat menambah armadanya. Selain itu juga menambah jarak tempuh sampai di Purwodadi. "Harapannya bisa sampai di Purwodadi, karena yang sekarang baru sampai Godong. Jumlah armadanya juga bisa ditambah," katanya.