BACA JUGA: Banjir Pekalongan Terus Meninggi, Puluhan Ribu Warga Mengungsi
Di rumah pompa tersebut, Bupati melihat langsung kerja polder mesin pompa yang telah berfungsi baik sejak Desember 2019. Sehingga dapat mengatasi rob serta menanggulangi bencana banjir di wilayah yang biasanya tergenang rob.
“Hari ini kita melakukan pengecekan untuk pengoperasionalan Pompa Sengkarang. Alhamdulillah ini berjalan dengan baik, kemudian bisa mengurangi banjir yang biasanya terjadi di Desa Pesanggrahan, Wonokerto dan lain-lain. Alhamdulillah sekarang sudah tidak banjir lagi,” ujar Bupati.
Tetapi yang paling penting, kata Bupati, kesiapsiagaan dari seluruh jajaran pemerintah. Saat ini, katanya, mungkin belum sampai pada puncak musim penghujan, namun setidaknya sudah melakukan antisipasi.
“Pertama, tadi kita cek Bendung Gembiro di Bojong mengenai fungsionalisasinya dan aparat kita sudah standby di sana untuk menjaga pengaturan gerak bendungannya bisa disesuaikan dengan volume air. Itu di hulu ya. Kemudian di hilir, kita cek lagi efektivitas pembangunan tanggul penanggulangan rob yang dianggarkan oleh APBN, kemudian ada sindikasi APBD Provinsi dan APBD Kabupaten,” papar Bupati.
Bupati juga mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Pekalongan, dalam menghadapi musim hujan agar senantiasa menjaga kebersihan dan keamanan. “Jangan membuang sampah sembarangan karena mesin pompa sudah berfungsi dengan baik,” ucapnya.
Kepala Korlap Paket II Rumah Pompa Sengkarang, Agus mengatakan, jumlah pompa yang dimiliki sebanyak tiga unit dengan kapasitas dua kubik per detik. Sehingga dengan tiga pompa kapasitas kerja pompa sebanyak enam kubik per detik.