KENDAL, iNews.id - Polisi semakin meningkatkan pengawasan karena maraknya aksi terorpembakaran kendaraan warga oleh orang tak dikenal. Namun, peran serta masyarakat untuk aktif dengan menggelar ronda malam atau siskamling, sangat diharapkan.
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, sejak Desember 2018 sedikitnya ada sembilan kasus pembakaran motor dan mobil di Kabupaten Kendal. Kemudian, sudah 12 kali di Kota Semarang dan dua kali di Kabupaten Semarang.
"Motifnya bukan dendam, namun sengaja dilakukan untuk menimbulkan keresahan di masyarakat," kata Condro saat menghadiri rapat koordinasi lintas sektoral di Pendopo Kabupaten Kendal, Jateng, Rabu (6/2/2019).
Karena itu, dia mengimbau agar masyarakat dapat menggiatkan kembali pengamanan lingkungan secara mandiri seperti siskamling atau ronda malam. Kegiatan ini juga didampingi babikamtibmas dan babinsa di masing-masing desa.
Jika memungkinkan, kata dia, dengan semakin majunya teknologi warga bisa memasang CCTV di lokasi keluar masuk lokasi permukiman warga. Selain mencegah adanya aksi serupa, pemasangan kamera ini dapat memberi petunjuk bagi polisi menyelidiki kasus tersebut.