"Karena itu kita lakukan tes ini secara menyeluruh. Kami sudah konsultasi dengan tenaga medis dari RS Syubbanul Wathon Magelang, kalau di antara yang menjalani rapid test ini ada satu saja yang reaktif, akan dilakukan swab atau PCR. Alhamdulillah hasilnya semua non-reaktif, kami bersyukur,” ujarnya.
Sukirman menjelaskan, deteksi dini perlu dilakukan terus menerus. Sebab hal itu juga akan menjaga kinerja bersama.
"Semua bisa bekerja nyaman, dan aman. Sehingga meski ada pandemi, semua pengurus PKB, anggota dewan dibantu para staf, tetap bisa berkontribusi bagi masyarakat," katanya.
Dia mengatakan, kerja pengurus PKB menjelang Pilkada 2020, dan kiprah anggota Dewan maupun staf menuntut tenaga ekstra di masa pandemi ini. Satu sisi harus tetap menjaga daya tahan tubuh serta berupaya mencegah Covid-19, di sisi lain tetap harus menampung dan memenuhi aspirasi warga.
"Karena itu dengan rapid test ini menjadi bagian untuk mengetahui kondisi tubuh para anggota dewan dan stafnya dari ancaman Covid-19," ujarnya.
Sejauh ini, jelas dia, PKB Jateng terus menerapkan protokol kesehatan baik di kantor partai maupun fraksi. Mulai dari penyediaan hand sanitazer, thermo gun, hingga penataan ruang tamu maupun ruang rapat.