Cegah Difteri, Dinkes Kota Semarang Vaksinasi Massal di 37 Puskesmas

Kristadi
Petugas Puskesmas Pandanaran Kota Semarang memberikan vaksin difteri kepada salah seorang balita. (Foto: iNews.id/Kristadi)

Pencegahan berikutnya, lanjut Widoyono, yakni penanganan bagi pasien suspect difteri akan dilakukan sesuai prosedur yang ditetapkan. Jika mendapati anak dengan gejala mengalami sesak napas dan muncul selaput di tenggorokan yang berwarna putih keabu-abuan yang mudah berdarah segera memeriksakan anaknya ke rumah sakit. Penyakit ini bisa menyebabkan kematian jika toksin atau racunnya mengenai jantung, ginjal, dan sistem syaraf. “Kalau sudah sembuh kontak person-nya harus diambil sampel untuk pencegahan,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Kota Semarang Jawa Tengah menjadi salah satu kota dari 95 kota dan kabupaten se-Indonesia yang ditetapkan status kejadian luar biasa (KLB) wabah difteri oleh Kementerian Kesehatan.

Penetapan status KLB difteri untuk Kota Semarang karena terdapat satu kasus wabah difteri yang menyerang salah satu warga berusia 10 tahun. Kasus itu ditemukan pada September lalu.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korban Meninggal akibat Wabah Difteri di Garut Tambah Jadi 9 Orang

57 tahun lalu

Wabah Difteri di Pangatikan Garut Terjadi Diduga akibat Vaksinasi Rendah 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal