Cara Ganjar Tangani Kemiskinan di Jateng Tuai Kritik, Fraksi PDIP: Cenderung Pencitraan

Kristadi
Ahmad Antoni
CAPTION Anggota Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD Jateng Saiful Hadi. (IST)

SEMARANG, iNews.id - Anggota Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD Jateng Saiful Hadi mengkritik Gubernur Ganjar Pranowo dalam penanganan kemiskinan di Jateng. Menurutnya, Ganjar menangani kemiskinan cenderung perseorangan dan bukan mengedepankan program. 

Gaya tersebut lebih pada pencitraan semata, sehingga dinilainya tak akan bisa mengentaskan kemiskinan di Jateng yang saat ini mencapai 11,7 persen atau sekitar 4,1 juta jiwa. 

Anggota Komisi A DPRD Jateng ini mengatakan angka kemiskinan itu tidak akan bisa ditangani dengan bantuan orang per orang. Penurunan kemiskinan hanya bisa dilakukan dengan intervensi program dan kebijakan anggaran. 

"Penurunan kemiskinan sebaiknya fokus ke program. Bisa melalui pertanian, peternakan, perikanan, infrastruktur yang berdaya ungkit ekonomi atau lainnya. Apa yang dilakukan beliau (Ganjar Pranowo) adalah man to man marking (orang per orang)," kata Saiful Hadi, Kamis (14/1/2022) malam. 

Menurutnya, jika seorang pejabat melakukan kebijakan penyelesaian persoalan secara man to man marking, maka cenderung ke pencitraan. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gratis! 4.181 Warga Jateng Kembali ke Perantauan Naik 84 Bus Disiapkan Pemprov

57 tahun lalu

Perbaikan Jalan Grobogan-Semarang Selesai, Seluruh Kendaraan Kembali Boleh Melintas

57 tahun lalu

Debit Banjir Kembali Naik, Warga Lamongan Kekurangan Bantuan

57 tahun lalu

Anthon Asmorom Berikan Bantuan Perahu Fiber, Bangkitkan Ekonomi Nelayan Teluk Bintuni

57 tahun lalu

Penjual Es Kue Gabus Viral Dapat Bantuan Motor dan Modal dari Kapolres Depok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal