"Tahun 2021 ditargetkan selesai sampai ada atapnya. Kemarin atap tidak bisa kami pasang karena ada lapisan yang belum ketemu," ujarnya.
Pihak BPCB Jateng telah menemukan lapisan candi. Sehingga, Candi Setyaki bisa direhabilitasi secara utuh sampai ke atap.
Data dalam laman http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbjateng menyebutkan, Candi Setyaki yang berada kompleks percandian Dieng saat ditemukan hanya berupa fondasi. Namun sisa-sisa komponen bangunan masih berada di sekitar candi tersebut.
BACA JUGA: Viral, Video Nenek Ditendang dan Diseret di Pasar Gendeng Yogyakarta
Penataan lingkungan sekitar Candi Setyaki pertama kali dilakukan pada 2004 untuk menampakkan bagian kaki candi yang terpendam di dalam tanah.
Upaya pemugaran kemudian dilakukan pada tahun 2008, yaitu pembongkaran bangunan candi dan pemugaran kembali di bagian kaki candi dan tubuh I.
Setelah itu dilakukan upaya pencarian dan susunan percobaan bagian tubuh. Hasil dari kegiatan itu menjadi dasar kegiatan pemugaran bagian tubuh candi Setyaki pada tahun 2010. Selanjutnya, pada 2013 dilaksanakan penataan lingkungan kembali di Candi Setyaki guna menjaga kelestarian candi.