Sementara Ketua Fraksi Partai Golkar Sragen Bambang Widjo Purwanto mengungkapkan, sempat bersama dengan almarhum dalam kunjungan kerja di Surabaya pada Rabu (10/4/2019). Dia ingat saat pulang dalam sesi foto, almarhum meminta untuk berfoto di sebelah kanannya.
"Nggak tau kenapa, kok minta di sebelah saya," ujarnya.
Setelah itu mereka berpisah. Almarhum pulang naik bus sedangkan Bambang pulang menggunakan mobil. Hingga Sabtu (13/4/2019), korban mengirim fotonya sedang dirawat, namun tidak membalas percakapan saat ditanyakan.
"Saya mulai curiga saat itu karena itu bukan gayanya saat berinteraksi. Waktu saya tanya sakit apa, dia enggak menjawab. Saat saya tanya sakit di mana juga tidak dijawab," tuturnya
Bambang mengaku sempat membahas keberadaan korban karena sulit dihubungi pada Senin (14/4/2019) malam. Tak lama kemudian dia mendapat kabar meninggalnya Sugimin di Wonogiri.
Dia berasumsi kematian Sugimin tidak wajar. Sebab tidak ada agenda partai di Wonogiri, namun almarhum ditemukan dengan mengenakan seragam batik partai. Bambang pun meminta polisi mengusut tuntas kematian sahabatnya tersebut karena dia menilai ada banyak kejanggalan.