Bupati Kudus: Banjir Bandang di Desa Wonosoco akibat Hutan Pegunungan Kendeng Gundul

Antara
Relawan BPBD Kudus saat melakukan pembersihan kawasan wisata dari genangan lumpur akibat banjir bandang di Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. (Antara/HO-BPBD Kudus)

KUDUS, iNews.id  – Bupati Kudus Hartopo mengungkapkan banjir bandang yang melanda Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan diduga kuat karena hutan yang ada di Pegunungan Kendeng gundul. Kondisi tersebut menyebabkan air hujan tidak terserap ke tanah ketika curah hujan tinggi.

"Kami sudah mengeceknya langsung kawasan Pegunungan Kendeng dengan melihatnya langsung dari udara. Dari atas memang terlihat gundul, sehingga wajar curah hujan tinggi menyebabkan banjir bandang karena airnya tidak terserap ke tanah, melainkan langsung turun ke aliran sungai setempat," katanya, Rabu (3/11/2021).

Selain mengakibatkan banjir, kata dia, dampak hutannya gundul juga menyebabkan sedimentasi di sepanjang aliran sungai yang melintasi Desa Wonosoco, sehingga normalisasi sungai juga perlu dilakukan.

Untuk itulah, kata dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten tetangga, seperti Kabupaten Pati dan Grobogan karena kawasan Pegunungan Kendeng tersebut memang lintas wilayah.

Menurutnya, upaya paling konkret dengan melakukan penghijauan di kawasan tersebut dengan melibatkan banyak pihak. "Pemkab Kudus juga akan menggandeng pihak swasta karena jika hanya mengandalkan pemerintah daerah, tentunya kesulitan," ujarnya.

Jalinan komunikasi untuk penyelesaian masalah banjir bandang yang sering kali terjadi di Desa Wonosoco tidak hanya dengan kabupaten tetangga, melainkan dengan pemilik lahannya dengan Perum Perhutani untuk bersama-sama melakukan penghijauan.

Akibat banjir bandang di Desa Wonosoco pada Selasa (2/11) pukul 15.00 WIB, tercatat 49 rumah warga terdampak serta objek wisata setempat berupa sendang juga terdampak. Sedangkan rumah rusak berat tercatat ada satu rumah, kemudian rusak sedang empat rumah.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Gorontalo Utara, Tinggi Air Capai 2 Meter

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Update Banjir Bandang di Tanah Datar, 67 Rumah Rusak dan 5 Jembatan Hanyut

57 tahun lalu

Mahasiswa Pendaki Puncak Argopiloso Jatuh ke Jurang, Begini Kondisinya

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang Tapanuli Utara, 150 Rumah Terdampak 3 Hanyut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal