Menanggapi hal itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan, pengadaan mobil dinasnya telah selesai lelang. Menurut dia, pemilihan mobil dianggap sesuai dengan kondisi geografis wilayah. Karena itu, dia meminta objektifitas semua pihak.
“Saya siap memakai. Usulan barangkali, karena saya tidak pernah ngapa-ngapain. Pemerintah melalui tim anggaran kemudian menyediakan kendaraan. Tidak ada aturan yang dilanggar, karena itu saya berharap ada objektifitas. Dari sisi empati, sisi kepatutan jangan saya diajari soal itu. Saya wong ndeso, apa yang sudah kita lakukan biasa-biasa saja. Saya bekerja dan bekerja,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, Badan Keuangan Daerah Kabupaten Karanganyar membeli kendaraan operasional untuk bupati dengan pagu anggaran Rp2,1 miliar. Pengadaan tersebut telah selesai dengan nilai lelang sekitar Rp1,989 miliar.
Adapun jenis kendaraannya adalah Jeep Wrangler Rubicon yang peruntukannya sebagai mobil dinas baru bupati. Mobil pabrikan Amerika tersebut disebut akan datang maksimal pada tanggal 27 Desember 2019 ini.