Bukan Empon-Empon, Warga Gunungkidul Racik Teh Minti yang Dipercaya Tangkal Korona

Kismaya Wibowo
Racikan teh minti (Foto: iNews/Kismaya Wibowo)

Paskamasuknya virus korona di Indonesia, Aisyah mengaku teh minti buatannya laris diserbu warga. Dalam sehari, dia mampu menjual 200 bungkus. Padahal biasanya hanya 40 bungkus per hari.

"Selama dua pekan ini, pembelian jamu herbal laku keras. Itu meningkat tajam," ucapnya, Kamis (5/3/2020).

Di rumah jamunya, Aisyah menjual 12 bungkus teh minti dengan harga Rp30.000.

Sementara itu, salah seorang konsumen teh minti Retno Wahyuni mengatakan, sudah mengonsumsi teh herbal tersebut sejak setahun terakhir. Dia pun merasa tubuhnya tidak mudah sakit setelah rutin meminum teh minti.

"Kurang lebih sudah satu tahun lebih minum sih. Rasanya ya jarang kena masuk angin. Badan tuh rasanya anget terus. Enggak ada keluhan," kata Retno.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

57 tahun lalu

Tenda Drag Race di Gunungkidul Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Sejumlah Mobil Rusak

57 tahun lalu

Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Tenda Arena Balap Mobil di Gunungkidul Porak-poranda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal