Buat 5 Resep Inovasi, Syariah Hotel Solo Kenalkan Jamu lewat Welcome Drink

Rizqa Leony Putri
Syariah Hotel Solo menggelar Festival Jamu Nusantara. (Foto: dok Syariah Hotel Solo)

SEUKOHARJO, iNews.id - Syariah Hotel Solo berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sukoharjo, dan Gabungan Pengusaha (GP) Jamu Jawa Tengah menggelar Festival Jamu Nusantara, Sabtu (30/5/2026) di area Syariah Hotel Solo.

Event ini kali pertama diselenggarakan secara kolaboratif dengan tujuan meningkatkan branding jamu sebagai ikon Kabupaten Sukoharjo agar bisa go international. Salah satu upayanya, dengan menjadikan  jamu sebagai welcome drink di hotel-hotel di area Kabupaten Sukoharjo.

"Kami ingin jamu tidak hanya dikonsumsi di lokal saja oleh tamu-tamu domestik. Tapi bisa dinikmati tamu-tamu mancanegara. Cara yang paling mudah bekerja sama dengan hotel. Karena hotel ini dikunjungi tidak hanya oleh wisatawan domestik, tetapi juga mancanegara, sehingga jamu bisa diperkenalkan sebagai welcome drink," kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Sukoharjo, Sumarno.

Sumarno menyebut terdata sebanyak 2.513 pelaku UMKM jamu di Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Terdiri dari penjual jamu gendong, jamu keliling, warung jamu, penggilingan jamu, pedagang jamu racikan, dan pengusaha jamu instan. 

"Kami juga mendorong perajin jamu untuk senantiasa meningkatkan kualitas produksinya. Harapannya ke depan jamu bisa masuk ke berbagai macam usaha, termasuk hotel sebagai welcome drink yang disediakan," ucapnya.

Hotel Manager Syariah Hotel Solo, Joko Susilo, mengungkapkan hotel di bawah naungan Lorin Group Solo, khususnya di Lorin Solo Hotel sudah secara rutin menyajikan beras kencur sebagai welcome drink. Sementara di Syariah Hotel Solo masih secara tematik menyediakan welcome drink berupa jamu. Ke depan, Syariah Hotel Solo akan rutin menjadikan welcome drink jamu dengan beberapa inovasi. 

"Tren 2026 ini adalah functional coffee. Nah, kami mencoba untuk membuat mixologi kopi dan jamu. Kami punya lima resep mixologi kopi dan jamu, yang bisa kita branding dan jual ke masyarakat," ujarnya.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Kotabaru Resmikan Ruang Kemoterapi RSUD Pangeran Jaya Sumitra

57 tahun lalu

Pemkab Kotabaru Gelar Public Communication Summit 2026, Perkuat Pengelolaan Isu di Era Digital

57 tahun lalu

Hotel 88 Kedungsari Surabaya Hadirkan Executive Family Room with Kids Play

57 tahun lalu

Pura Prajapati Telagasari Diresmikan, Pemkab Kotabaru Perkuat Harmoni Antarumat Beragama

57 tahun lalu

Mengenal Ortho-K, Solusi Kontrol Mata Minus Anak Tanpa Operasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal