Bom Bunuh Diri di Makassar, Pengamat Terorisme: Pesan Solidaritas Jaringan Teroris

Taufik Budi
Api masih berkobar di sekitar motor yang hangus terbakar di Gereja Katedral Makassar. (Foto: Istimewa)

"Secara person mungkin tidak ada kaitannya, bisa jadi tidak kenal tapi yang menyatukan mereka ideologi. Yang menyatukan mereka berada dalam satu ideologi yang sama," ujarnya.

Dia juga mencatat, kasus pengeboman di kawasan gereja bukan terjadi pertama kali. Setiap kasus pengeboman kerap terjadi setelah polisi melakukan penangkapan terhadap para terduga teroris.

"Ideologi pengeboman terhadap gereja itu tidak ada bedanya dengan dulu, misalnya di Kepunton, Surabaya, kemudian Jakarta, Riau. Dilihat dari sisi sasaran itu sama, gereja. Ideologi yang mereka anut itu sama," ujarnya.

"Pesannya di antaranya adalah solidaritas kemudian menunjukkan mereka masih eksis. Eksistensi itu sebenarnya sudah lama juga. Karena namanya pengeboman itu ada perencanaan, ada persiapan, kemudian ada orang yang terlibat kemudian ada orientasi medan ini juga memerlukan waktu yang lama," katanya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Rusak 12 Rumah dan Gereja, 5 Tewas 19 Luka

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak, 55 Warga Mengungsi karena Trauma

57 tahun lalu

Gegana Polda Papua Dikerahkan ke Biak, Sisir Lokasi Ledakan Bom PD II yang Tewaskan 5 Orang

57 tahun lalu

Sabu 1 Kg Disamarkan dalam Kemasan Camilan, 3 Kurir Ditangkap di Halte Bus Makassar

57 tahun lalu

3 Orang Ditangkap Termasuk Pasutri, Polisi Ungkap Gudang Sabu di Makassar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal