"Ini tadi dicoba yang spray. Itu kan baru awal ya tapi ke depannya perlu ada penyesuaian," karanya saat diwawancarai.
Gatot menegaskan bahwa metode water bombing akan digunakan hingga api dinyatakan telah padam. "Rencananya sampai mati, kalau nanti hidup lagi kan percuma," tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo Kristiana Hariyanti menegaskan bahwa penyebab kebakaran adalah suhu ekstrem yang tengah melanda kawasan Jawa Tengah (Jateng).
"Kalau kami satu kata penyebabnya adalah cuaca ekstrem. Semarang, Magelang, hampir semua terjadi kebakaran," ujarnya.