Bledug Cangkring di Grobogan Semburkan Lumpur Bercampur Belerang

Rustaman Nusantara
Kondisi saat Bledug Cangkring di kawasan Bledug Kuwu, Kabupaten Grobogan menyemburkan lumpur bercampur belerang dan garam. Foto: iNews/Rustaman Nusantara.

Dirinya harus panen dini yang selanjutnya untuk pakan ternak. Sementara, agar lahan bisa dimanfaatkan kembali, warga harus harus membersihkan seluruh lumpur dari area persawahan dan ditaburi pupuk kendang. Itu pun membutuhkan waktu hingga beberapa tahun untuk bisa ditanami kembali. 

Sekretaris Desa Grabagan, Mujiyati mengatakan, fenomena alam seperti ini telah terjadi beberapa tahun lalu. Sedangkan yang terjadi kali ini adalah peristiwa yang terbesar dialami warga Grabagan. 

Semburan Bledug Cangkring muncul dengan waktu yang tidak bisa dipastikan. “Sebelumnya pernah terjadi lima tahun lalu dan setahun lalu,” kata Mujiyati. 

Selain merendam area persawahan, lumpur juga masuk dan mencemari sungai di sekitar Desa Grabagan. Semburan lumpur berhenti satu jam kemudian. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Antre Kupon Daging Kurban di Masjid Simpang Lima Purwodadi, Ribuan Warga Saling Dorong

57 tahun lalu

Pecatan Polisi Jadi Penipu di Grobogan, Bawa Kabur Mobil Warga Modus Bukti Transfer Palsu

57 tahun lalu

Kronologi Kecelakaan Tewaskan Sopir di Grobogan, Mobil Oleng Masuk Saluran Irigasi

57 tahun lalu

Kecelakaan Mobil Masuk Saluran Irigasi di Grobogan, 1 Orang Tewas

57 tahun lalu

Kronologi Ibu 2 Anak Ditemukan Tewas Dalam Sumur di Grobogan, Dilaporkan Hilang 4 Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal