Berkah Pandemi, Petani Buah asal Purwokerto Ini Raih Hasil Melimpah Panen Semangka Golden

Saladin Ayyubi
Sejumlah pengunjung saat menikmati semangka golden hasil panen di wilayah Kelurahan Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara. (iNews/Saladin Ayyubi)

Warga bebas memetik sesuai dengan kemampuan harga dimana per kilogramnya dibandrol dengan harga Rp7.000. Setelah puas memilih-milih buah semangka golden ini, warga juga menyempatkan berfoto di antara buah-buah semangka golden yang berwarna kuning emas ini.

Konsep menjual buah semangka dengan cara seperti ini diakui pemilik kebun justru menguntungkan dirinya. “Di sini warga yang melintas bebas memilih dan berfoto sepuasnya sebelum membeli buah semangka golden,” kata Sarjanto, Minggu (19/9/2021).

Dia mengatakan,  di musim pandemi ini dirinya menanam buah semangka golden ini bisa memperoleh keuntungan yang melimpah. “Saya membeli bibit semangka golden ini melalui online dan mencoba dikembangkan di desa,” katanya.

Dia mengatakan, dalam sekali musim tanam sudah memanen sebanyak tiga kali musim panen. Sementara tanaman ini tergolong cepat panen karena hanya membutuhkan waktu dua bulan untuk dipanen setelah masa tanam.

Dengan sistem sewa tanah desa, Sarjanto mengaku memperoleh keuntungan dan akan mengembangkan buah semangka jenis lain agar bisa memperoleh hasil yang lebih. 

“Sebelumnya saya sudah menanam berbagai jenis buah, namun kali ini memperoleh keuntungan yang memuaskan karena jenis semangka golden mudah ditanam dan perawatan serta mempunyai rasa yang manis,” ujarnya.

Sedangkan para pembeli juga mengaku senang karena mereka bisa menikmati indahnya kebun semangka golden. “Saya baru kali ini mencoba rasa buah semangka golden karena buah ini tergolong langka,” kata Sari, salah seorang pembeli.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sragen Gempar! Siswi SD Berseragam Pramuka Tewas dalam Rumah, Ibu Histeris

57 tahun lalu

2 Remaja Hilang Terseret Ombak di Pantai Menganti Cilacap, 1 Orang Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Tragis! Warga Madiun Tewas Tersengat Listrik dari Jebakan Tikus di Sawah

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal