JAYAPURA, iNews.id – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengaku sangat menyayangkan dan prihatin atas terjadinya bentrokan antara TNI-Polri yang menewaskan tiga anggota Polres Mamberamo Raya, Minggu (12/4/2020).
Kapolda mengaku saat ini tim dari Kodam dan Polda Papua sudah diturunkan ke lokasi untuk mengungkap kejadian sebenarnya.
“Prinsipnya kejadian itu kita sesalkan, prihatin dan sesalkan. Tetapi semua sudah terjadi sehingga kita akan lakukan sesuai dengan protap masing-masing. Yang penting langkah utama kita selamatkan yang luka-luka kemudian kita akan tangani yang meninggal dunia,” kata Kapolda Waterpauw di Base Ops Lanud Silas Papare, Minggu (12/4/2020) sore.
Lima anggota Polres Mamberamo Raya yang menjadi korban penembakan oleh oknum anggota Pos Satgas Pamrahwan Yonif 755/Yalet - Kostrad di Kampung Kasonaweja, Distrik Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya sudah dievakuasi ke Jayapura, Minggu sore.
Tiga korban yang meninggal dunia, yakni Briptu Marselino Rumaikewi, Briptu Alexander Ndun dan Bripda Yosias dievakuasi menggunakan helikopter milik TNI Angkatan Darat.