“Saya berharap tetangga saya juga memberikan 50 sentimeter, sehingga ada akses masuk selebar 1 meter,” ucap Nasikun.
Dalam persoalan ini, beberapa kali pihak desa telah berupaya menjembatani namun belum menemukan kesepakatan. “Sebab masing-masing warga bersikukuh pada pendapatnya masing-masing,” kata Ropi'i, Kadus 1 Desa Larangan.
Pemerintah desa akan terus berusaha untuk mencarikan solusi masalah tersebut, sehingga tidak ada warga yang dirugikan.