Selain UMKM, kata Ganjar, obrolan keduanya juga mengeksplore sektor-sektor lain yang berpotensi tinggi untuk dikerjasamakan. Misalnya pendidikan, seni budaya, pariwisata hingga olahraga.
“Mudah-mudahan nanti bisa kontak karena kebetulan kalau di partai kita rapat bareng-bareng seperti tadi disampaikan itu Bu Mega concern banget sama UMKM,” katanya.
Tunisia, lanjut dia, digadang menjadi pasar baru ekspor UMKM Jawa Tengah yang selama ini sudah merambah ‘Pasar Tradisional’ ekspor seperti Amerika, China hingga Eropa.
Sementara, Gus Mis mengaku sangat senang atas pertemuannya dengan Ganjar. Ganjar disebut Gus Mis sebagai sosok pemimpin yang punya optimisme dan keyakinan dengan semangat gotong royong serta Pancasila dalam memajukan Jawa Tengah.
“Jawa Tengah mempunyai produk-produk UMKM unggulan dan tadi sudah dijelaskan oleh pak gubernur. Maka kalau ekspor UMKM ini kita terus tingkatkan kita berdayakan maka akan membantu ekonomi masyarakat yang paling bawah. Jadi ini pertemuan dua sahabat tetapi untuk Indonesia yang maju, tumbuh dan tangguh,” ujar Gus Mis.
Dia mengatakan, salah satu program yang jadi misinya adalah membuka outlet di Tunisia sebagai tempat memasarkan produk UMKM. Dia pun makin bersemangat untuk mewujudkannya setelah melihat produk UMKM yang dipamerkan Ganjar.