“Hampir tiap tahun kalau ada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), selalu kami usulkan. Tapi belum direspon. Kalau sungai dikeruk, paling tidak air lebih lancar, “ katanya.
Camat Sarang, Muttaqin mengatakan, banjir sudah surut sekitar pukul 04.00 WIB Minggu dini hari menjelang Subuh. Setelah itu, masyarakat bahu membahu membersihkan sisa-sisa banjir. Untuk bantuan makanan, ia menerima informasi, Minggu siang ini mulai dikirim 600 – 700 nasi bungkus dari pihak Kabupaten Rembang.
“Untuk dapur umum, saya kira belum perlu mas, “ kata Camat. Pihaknya berjanji akan mengusulkan lagi normalisasi muara Sungai Karangmangu. “Coba nanti pas Musrenbang, kita usulkan kembali. Tahun-tahun kemarin selama saya menjabat sich sudah pernah, “ ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Pramujo mengatakan, begitu menerima laporan pada Sabtu malam, pihaknya langsung meluncur ke lokasi bencana. Setelah itu, berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyalurkan nasi bungkus. “Minimal untuk jatah sarapan pagi dan makan siang korban banjir terpenuhi dulu, “ kata Pramujo.
Ia mengamati banjir di kecamatan Sarang dipicu curah hujan tinggi. Ada kemungkinan terkena pula limpasan air dari embung Lodan – Sarang. Maka pihaknya mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kesiapsiagaan, apabila kembali terjadi cuaca buruk.