Kholid mengatakan pihaknya sudah memetakan sekolah-sekolah yang sering terendam air dengan ketinggian hingga mencapai 20 cm ke atas.
Terkait hal itu, kata dia, bagian bidang sarana dan prasarana telah menyiapkan diri untuk melakukan pembangunannya pada 2023 dan 2024 untuk sekolah-sekolah yang sering terkena banjir.
"Kami telah memetakan untuk menentukan mana saja sekolah yang akan diprioritaskan bagi pembangunan sarana dan prasarana guna mengatasi agar sekolah tersebut tidak terendam air terlalu tinggi," ujarnya.