Banjir Luapan Sungai Bengawan Solo, 1.700 KK di Sukoharjo mengungsi

Ary Wahyu Wibowo
Tim gabungan saat mengevakuasi warga di Sukoharjo yang terdampak banjir luapan Sungai Bengawan Solo, Jumat (17/2/2023). Foto: Ist.

SUKOHARJO, iNews.id – Sekitar 1.700 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Sukoharjo mengungsi akibat banjir luapan Sungai Bengawan Solo. Para pengungsi berasal dari 11 desa yang ada di sepanjang aliran sungai.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, Ariyanto Mulyatmojo mengatakan, Dusun Nusupan, Desa Kadokan, Kecamatan Grogol menjadi daerah pertama yang melaporkan terdampak banjir luapan Bengawan Solo sejak Rabu (15/2/2023). 

Status Sungai Bengawan Solo terus naik menjadi siaga merah mulai Kamis (16/2/2023) dan meluap. Banjir meluas di Kecamatan Grogol dimana warga terdampak meminta bantuan evakuasi dari BPBD. 

"Ada satu desa di Kecamatan Baki, tujuh desa di Kecamatan Grogol dan tiga desa di Kecamatan Mojolaban yang sampai saat ini masih mengevakuasi warga terdampak," kata Ariyanto, Jumat (17/2/2023).

Menurut dia, warga mengungsi di lokasi aman yang disediakan masing-masing desa. Sedang pasokan logistik dipenuhi dengan membuka dapur umum di balai desa dan tim kesehatan dari puskesmas setempat.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Banjir di Cirebon, Ribuan Rumah Masih Terendam

57 tahun lalu

Banjir Rendam Jalur Pantura Cirebon, Kemacetan hingga Lebih dari 4 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal