Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah juga melaporkan masih ada empat warga dinyatakan hilang setelah terseret arus banjir.
“BPBD Provinsi Jawa Tengah melaporkan satu orang meninggal dunia, enam orang luka ringan, dan empat orang dinyatakan hilang akibat terbawa arus,” ucapnya.
Tidak hanya menimbulkan korban jiwa, banjir juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur di wilayah terdampak. BNPB mencatat satu unit jembatan dilaporkan putus, sementara tiga jembatan lainnya mengalami kerusakan akibat terjangan banjir.
Saat ini, tim gabungan masih melakukan kaji cepat untuk mengidentifikasi dampak kerusakan serta kebutuhan penanganan darurat bagi warga terdampak. Upaya pencarian dan penyelamatan terhadap empat warga yang dilaporkan hilang masih terus dilakukan oleh tim SAR hingga Rabu (4/3/2026).