Banjir di Kudus dan Pati Rendam Puluhan Desa, Jalur Pantura Tersendat

Tim iNews
Kondisi Jalur Pantura Kudus-Pati yang tergenang akibat banjir menyebabkan arus lalu lintas tersendat. (Foto: Ist)

Banjir Kudus dan Pati mulai terjadi pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Peristiwa ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang berlangsung cukup lama.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan hujan deras menyebabkan debit air Sungai Gelis, Sungai Piji, dan Sungai Dawe meningkat drastis.

“Luapan air dari ketiga sungai tersebut tidak dapat tertampung oleh alur sungai dan sistem drainase yang ada, sehingga menggenangi permukiman warga serta sejumlah fasilitas umum,” ujar Abdul Muhari, Senin (12/1/2026).

Dampak banjir Kudus dan Pati dirasakan di enam kecamatan di Kabupaten Kudus, yakni Kecamatan Mejobo, Kota, Jekulo, Bae, Dawe dan Gebog.

Pada awal kejadian, ketinggian muka air mencapai sekitar 50 sentimeter. Genangan air merendam permukiman warga, akses jalan, jembatan, serta lahan pertanian di sekitar daerah aliran sungai.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

1 Desa di Lamongan Terendam Banjir selama Sebulan, Warga Terpaksa Gunakan Perahu

57 tahun lalu

Jakarta Diguyur Hujan Deras, Pegangsaan Dua Kelapa Gading Banjir!

57 tahun lalu

Tanggul Cibeber Jebol, Banjir Setinggi Dada Rendam Ratusan Rumah di Cilegon

57 tahun lalu

Banjir Bengawan Jero Lamongan Meluas Rendam 25 Desa, Aktivitas Warga Lumpuh

57 tahun lalu

Pemerintah Bangun Huntara Terpusat dan In-Situ untuk Warga Aceh Tamiang Korban Banjir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal