Sudirman mengungkapkan, angka kemiskinan Jateng yang masih tinggi membuat masyarakat banyak yang tak bisa menikmati susu dan telur. Karena itu, pemerintah perlu hadir meningkatkan gizi dan kecerdasan masyarakat.
Dalam jangka pendek, kata dia, mungkin bentuknya adalah pemberian atau bantuan secara langsung. Namun dalam jangka panjang, pemerintah harus dapat meningkatkan kesejahteraan warganya agar mereka bisa membeli susu dan telur sendiri sehingga tidak mengandalkan pemberian atau bantuan lagi.
Peningkatan kesejahteraan masyarakat Jateng menjadi fokus utama Sudirman. Di antara program yang dicanangkan, yakni penciptaan 100.000 lapangan kerja, menciptakan 67.000 lebih wirausaha baru, serta memuliakan petani dan nelayan. "Dengan program ini kita akan mbangun Jateng untuk Mukti Bareng," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, dukungan terhadap Sudirman Said kini terus bertambah. Selain Gerindra dan PAN, kini PPP kubu Djan Faridz resmi memberikan dukungan kepada Sudirman Said untuk maju di Pilgub Jateng. Dukungan serupa juga bakal diberikan PKS.
Pemberian dukungan tersebut disampaikan pada acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PPP yang digelar di Jalan Talang Jakarta Pusat, Rabu (20/12/2017).
Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta, Djan Faridz memaparkan, rekomendasi tersebut merupakan bentuk dukungan umat Islam kepada Sudirman Said untuk bisa memimpin Jateng. Dia berharap jika Sudirman Said nantinya terpilih, bisa memberikan perhatian lebih bagi umat Islam dalam pembangunan di wilayah Jateng.