Solekhudin mengatakan, tidak semua warga mau menerima kenyataan telah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. “Sebagian dari mereka bahkan menolak untuk dites swab atau rapid antigen,” ujarnya.
Akan tetapi, berkat pendekatan tracing contact Covid-19 dari bidan desa Siti Nurjanah, A.Md bersama tim dari puskesmas Ketanggungan, warga akhirnya mau.
Kegiatan tracking dan edukasi oleh Pukesmas Ketanggungan bersama TNI dn Polri terhadap orang-orang yang terkonfirmasi/kontak erat dengan warga yang Positif Covid-19 terus berjalan guna memutus mata rantai virus Covid-19.