Atasi Krisis Air Bersih, ACT Jateng Bangun Sumur Wakaf di Desa Gedong Banyubiru

Ahmad Antoni
Pengerjaan sumur Wakaf ACT Jateng di Dusun Krajan, Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. (Istimewa)

SEMARANG, iNews.id - Air bersih menjadi kebutuhan mendasar masyarakat untuk memenuhi kelangsungan hidupnya. Namun ternyata masih ada di Kabupaten Semarang yang kesulitan mendapatkan akses air bersih. 

Seperti  yang dialami Dusun Krajan, Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru. Saat musim kemarau warga Krajan berbondong-bondong mengambil air bersih dari desa sebelah.  “Belum ada pamsimas di desa kami, jadi cara satu-satunya ya meminta air ke desa sebelah meskipun antri,” kata  Slamet Wardoyo selaku tokoh masyarakat Krajan dalam siaran pers yang diterima iNews.id, Kamis (17/12/2020).

Bukan tanpa usaha, warga di Krajan sebenarnya sudah memiliki sumur gali dengan kedalaman hingga 20 meter. “Ketika musim kemarau sumur milik warga semuanya mengering. Sudah ada inisiatif juga untuk membuat pipanisasi dari sumber air namun jaraknya hampir 15 kilometer dari Desa. Untuk warga yang mayoritas hanya buruh dan petani tentu biayanya terlalu besar,” katanya.

Merespons krisis air bersih di masyarakat, Global Wakaf dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Tengah menginisiasi program Sumur Wakaf gratis. Menggunakan teknologi sumur bor dengan kedalaman hingga 100 meter mulai di garap oleh tim Global Wakaf-ACT pada Rabu(16/12/2020).

Hamas Rausyanfikr selaku tim program ACT Jateng mengonfirmasi pembangunan sumur wakaf akan berlangsung satu hingga dua pekan kedepan. “Melihat kondisi tanah yang ada, setelah kita survei kemungkinan pada kedalaman 60 meter sudah ada sumber airnya. Karena kontur tanah padas bebatuan juga menyebabkan proses pengeboran lebih lama dari biasanya,” ujar Hamas.

Selain proses pengeboran nantinya juga akan dibangun sarana MCK bagi masyarakat. “Insya Allah Sumur Wakaf nantinya dapat digunakan untuk 150 jiwa yang ada di Dusun Krajan baik kebutuhan konsumsi, MCK maupun aktivitas ibadah di masjid,” ujarnya.

Sumur Wakaf di Dusun Krajan merupakan implementasi dana wakaf yang dihimpun Global Wakaf-ACT ke-46 di Jawa Tengah. Area yang digunakan untuk Sumur Wakaf kali ini adalah sinergi kedermawanan Slamet Wardoyo ,UPZ Permata Bank Syariah, serta relawan ACT sebagai penggeraknya. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

57 tahun lalu

Geger! Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Teras Rumah Warga Sragen

57 tahun lalu

Kronologi 2 Pelajar SMA Pemalang Hilang saat Latihan Dayung hingga Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Pecatan Polisi Jadi Penipu di Grobogan, Bawa Kabur Mobil Warga Modus Bukti Transfer Palsu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal