Namun, kata Rima, dengan mundurnya waktu pelaksanaan APG di Jateng pada awal Agustus tersebut ada negara yang merasa keberatan yakni Malaysia. Karena, mereka memiliki agenda bersamaan untuk pertandingan olahraga difabel di London, Inggris.
Namun, NPC Indonesia sedang melakukan komunikasi dengan negara yang keberatan yakni Malaysia, semoga mereka dapat menerima alasan Indonesia.
Menurut dia, dengan mundurnya waktu pelaksanaan APG di Jateng, tidak mengganggu persiapan para atlet NPC Indonesia. Mereka tentunya justru ada kesempatan meningkatkan semangat para atlet NPC Indonesia dalam laga tersebut.
"Mundurnya waktu APG kesempatan para atlet untuk meningkatkan performa sebelum berlaga," katanya.
Para atlet NPC Indonesia justru memberikan waktu istirahat lebih lama, terutama bagi mereka yang baru saja mengikuti try out pada bulan Juni dan awal Juli.