"Tantangan yang kita hadapi bagaikan batu karang yang menghadang, terpaan gelombang, bahkan kadang seperti hantaman badai," tegas Puan.
"Tapi bukan Banteng namanya kalau ciut, bukan PDI Perjuangan namanya kalau takut bertempur demi kebenaran. Kita adalah para pejuang. Sekali banteng tetap banteng. Sekali PDI Perjuangan tetap PDI Perjuangan," ujar Puan.
Di pertengahan orasi politiknya, Puan mengatakan PDIP dibangun dengan pengorbanan, derita dan ujian. Hal tersebut lah yang membentuk para kader menjadi pribadi yang militansi dan sejalan dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Partai kita, PDI Perjuangan di bawah kepemimpinan Ibu Megawati Soekarnoputri, dapat tetap kokoh berdiri dengan tegak, solid bergerak terus memperjuangkan dan mewujudkan cita-cita dan tujuan bernegara kita," tutur Puan.
"PDI Perjuangan telah melahirkan kader-kader terbaik di seluruh Indonesia; Bupati berprestasi, Walikota berprestasi, gubernur berprestasi, pimpinan dan anggota DPR RI, serta DPRD terbaik," ucap cucu Bung Karno itu.