Dia mengatakan sampai pasien dikuburkan, dokter belum menerima informasi resmi. Penggunaan plastik bertujuan untuk memberikan kewaspadaan yang tinggi.
"Mohon maaf hasil sampai dengan pasien dikuburkan, kami belum mendapatkan (hasil laboratorium) jadi harus memberikan kewaspadaan yang tertinggi," katanya.
Menurutnya, sikap kehati-hatian itu tak hanya untuk melindungi petugas yang melakukan perawatan tetapi sekaligus warga secara umum. Petugslas medis tak ingin ada kesalahan dalam penanganan pasien maupun jenazah yang diduga terpapar korona.
"Masyarakat bisa membayangkan seandainya nanti kami tidak hati-hati, terus hasilnya muncul ternyata positif, tidak sesuai dengan prosedur. Kita harus lebih hati-hati lagi. Jadi mohon setelah hasil ini dinyatakan negatif tetap harus hati-hati, tapi jangan berlebihan," ucapnya.