Alasan Pasien Observasi Virus Korona yang Meninggal di Semarang Dibungkus Plastik

Sindonews
Ilustrasi

Dia mengatakan sampai pasien dikuburkan, dokter belum menerima informasi resmi. Penggunaan plastik bertujuan untuk memberikan kewaspadaan yang tinggi.

"Mohon maaf hasil sampai dengan pasien dikuburkan, kami belum mendapatkan (hasil laboratorium) jadi harus memberikan kewaspadaan yang tertinggi," katanya.

Menurutnya, sikap kehati-hatian itu tak hanya untuk melindungi petugas yang melakukan perawatan tetapi sekaligus warga secara umum. Petugslas medis tak ingin ada kesalahan dalam penanganan pasien maupun jenazah yang diduga terpapar korona.

"Masyarakat bisa membayangkan seandainya nanti kami tidak hati-hati, terus hasilnya muncul ternyata positif, tidak sesuai dengan prosedur. Kita harus lebih hati-hati lagi. Jadi mohon setelah hasil ini dinyatakan negatif tetap harus hati-hati, tapi jangan berlebihan," ucapnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

57 tahun lalu

Geger! Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Teras Rumah Warga Sragen

57 tahun lalu

Kronologi 2 Pelajar SMA Pemalang Hilang saat Latihan Dayung hingga Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Pecatan Polisi Jadi Penipu di Grobogan, Bawa Kabur Mobil Warga Modus Bukti Transfer Palsu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal