Sementara dua lainnya harus masuk di ruang isolasi untuk diambil swab dan menjalani pengawasan intensif.
"Yang pulang dari umrah itu ada lima, empat boleh pulang. Satu pasien di IGD katanya pulang umrah, timbul gejala demam dan batuk," katanya.
Sampai hari ini, RSUP Dr Kariadi Semarang telah memeriksa 28 orang karena khawatir terpapar virus korona. Dari jumlah itu, 15 di antaranya menjalani masa karantina di ruang isolasi dan satu meninggal karena flu babi.