Aktivitas Meningkat, Gunung Merapi Semburkan Awan Panas dan Asap Tebal

Taufik Budi
Ilustrasi petugas saat mengamati Gunung Merapi. (Foto: dok iNews)

Dalam sepekan ini, kegempaan Gunung Merapi tercatat satu kali gempa awan panas (PF), 25 kali gempa hembusan (DG), dua kali gempa vulkanik dangkal (VTB), empat kali gempa fase banyak dalam (MP), 377 kali gempa guguran (RF), 11 kali gempa low frequency (LF), dan tujuh kali gempa tektonik (TT).

“Intensitas kegempaan pada pekan ini lebih tinggi dari sebelumnya,” ucapnya.

Petugas di Pos Pengamatan Gunung Merapi mengamati intensitas hujan tertinggi sebesar 50 mm per jam selama 30 menit di Pos Babadan pada tanggal 1 Februari. Kendati demikian, tidak dilaporkan terjadi lahar maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi.

“Kubah lava saat ini dalam kondisi stabil dengan laju pertumbuhan yang relatif rendah. Aktivitas vulkanis Gunung Merapi masih cukup tinggi dan ditetapkan dalam tingkat aktivitas Waspada,” ujar Hanik.

Dengan tingkat status Waspada tersebut, maka radius 3 Km dari puncak Gunung Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk dan pendakian. Jika terjadi perubahan yang signifikan, maka statusnya akan segera ditinjau kembali.

“Sehubungan dengan sudah terjadi beberapa kali awan panas dengan jarak luncur yang semakin besar, maka masyarakat di sekitar alur Kali Gendol agar meningkatkan kewaspadaan. Guguran lava dan awan panas berpotensi menimbulkan hujan abu. Masyarakat juga kami imbau untuk mewaspadai bahaya lahar, terutama saat terjadi hujan di sekitar Gunung Merapi,” tuturnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas 2 Kilometer, Status Siaga

57 tahun lalu

Gunung Merapi Erupsi Sore Ini, Luncurkan Awan Panas Guguran ke Kali Sat

57 tahun lalu

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Arah Barat Daya

57 tahun lalu

Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih Tinggi, Warga Diminta Waspadai Awan Panas

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 2 Korban Tewas Banjir Lahar Merapi di Magelang Jateng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal