Aksi Prajurit TNI AU Terobos Banjir Pekalongan demi Salurkan Bantuan

Suryono Sukarno
Dansatradar 214 Tegal, Letkol Lek Priyambodo beserta rombongan saat menyalurkan bantuan untuk korban banjir. (iNews/Suryono Sukarno)

PEKALONGAN, iNews.id - Puluhan anggota TNI AU beserta para istri menerobos banjir yang masih tinggi sekitar 50 cm hingga satu meter.  Mereka datang untuk menyalurkan bantuan ke sejumlah titik di Pekalongan yang terendam banjir parah.

Aksi sosial itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan kepada warga Kota Pekalongan yang terdampak musibah banjir.

Genangan banjir yang sudah berubah menjadi hitam dan berbau  tak menjadi halangan mereka untuk terus melakukan aksi sosial.  Warga korban banjir  pun menyambut gembira bantuan yang datang karena persediaan makanan memang sudah menipis.

Dansatradar 214 Tegal, Letkol Lek Priyambodo yang  mendatangi langsung lokasi terdampak banjir mengatakan  bahwa bantuan yang disalurkan berupa logistik sembako, obat-obatan dan lain-lain.

Ia meminta masyarakat terdampak banjir  agar tetap tabah dan berdoa dalam menghadapi musibah yang tengah melanda. “Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kalangan lain untuk lebih peduli kepada masyarakat sekitar,” kata Letkol Lek Priyambodo, Selasa (16/2/2021).

Saat ini jumlah pengungsi di Kota Pekalongan sekitar 1.500 karena masih ada beberapa wilayah yang hingga saat ini masih tergenang air. 

“Di Kabupaten Pekalongan ada sekitar 150 pengungsi dengan kondisi juga memprihatinkan. Karena kekurangan obat gatal, demam dan minyak angin. Kebutuhan lain adalah susu, makanan tambahan balita, selimut juga vitamin ,” ujarnya.
 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
15 jam lalu

Agam Mencekam! Banjir Rendam Ratusan Rumah, Ratusan Warga Dievakuasi

26 hari lalu

Surabaya Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pekerja Terlambat akibat Kendaraan Mogok

27 hari lalu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Surabaya usai Diguyur Hujan Deras, Aktivitas Warga Lumpuh

1 bulan lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

2 bulan lalu

Terancam 12 Tahun Bui, Pengasuh Padepokan di Pekalongan Bantah Cabuli Santriwati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal