“Kejadian bermula saat warga yang tengah duduk didepan toko pakan burung mengaku tidak nyaman dengan sikap sopir minibus yang sudah bolak-balik empat kali mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi,” kata Sudarto, Minggu (18/9/2022).
Warga kemudian menegur, namun sopir minibus tidak terima dan kemudian mendorong serta memukul salah satu warga hingga terjatuh. Warga yang terjatuh kini mengalami patah tulang di bagian tangan.
Warga yang melihat kelakuan pelaku kemudian menghajar bersama-sama. Pelaku yang sudah babak belur kemudian pulang ke rumah. Beberapa menit kemudian pelaku kembali ke lokasi sambil menodongkan pistol ke warga.
Sebelum keluar mobil, pelaku sempat menembakkan pistolnya ke udara sebanyak empat kali. Warga yang mendengarkan letusan pistol kemudian berlarian menyelamatkan diri.
Saat itu Sudarno sedang duduk santai di depan toko bersama teman, namun merasa terganggu dengan tingkah laku pelaku yang tak lain adalah tetangganya sendiri yang mondar-mandir di jalan sebanyak empat kali sambil melaju kendaraan dengan kecepatan tinggi. “Saya dan teman-teman berusaha menegur baik-baik, namun justru mendapatkan aksi penganiayaan dari pelaku,” ujarnya.