"Kami tidak mengungsi, karena di bagian depan masih bisa ditempati," ucapnya.
Untuk membersihkan material longsoran tanah, warga dibantu TNI/Polri dan relawan kerja bakti.
Sebelumnya, hujan deras pada Jumat (15/2/2020) menyebabkan dinding penahan tanah atau talud di Pedukuhan Keji, Kalurahan Hargotirto, Kapanewon Kokap, ambrol.
Rumah Dulmanan yang tak jauh dari lokasi kejadian rusak tertimpa material talud. Padahal rumah itu yang baru lima bulan dibangun dan ditempati keluarganya.
"Tidak hanya tembok, perkakas rumah tangga juga rusak," kata Dulmanan.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonpogo Edi Wibowo mengatakan hujan deras pada Jumat-Minggu menyebabkan beberapa musibah.
Selain tanah longsor di Hargotirto, Kokap dan Ngargosari, Samigaluh, cuaca buruk juga membuat sebuah pohon tumbang menimpa rumah di Beji, Kapanewon Wates dan atap rumah di Dusun Ngemplak, Kalurahan Kembang, Kapanewon Nanggulan roboh.
"Kami minta warga untuk lebih waspada saat musim penghujan," ucapnya.