TNI-Polri pun menyalurkan bantuan untuk para pengungsi banjir ini sebagai bentuk kepedulian. Bantuan yang diberikan yakni beras, telor dan mi instan. Area terdampak juga tetap dipantau, hal ini untuk mengantisipasi adaya warga yang membutuhkan bantuan.
"Pengamanan ada dari polsek apabila ada warga yang membutuhkan warga yang terdampak rob," ujar Aris Tri Yunarko.
Sementara itu, Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti menyebutkan kondisi warga yang mengungsi cukup baik. Tim medis dari puskesmas selalu siaga dan jika ada yang darurat.
"Petugas puskesmas kita minta standby jadi kesehatan mereka tetap kami pantau," ucap Arini.
Dari informasi yang dihimpun tim iNews, banjir air pasang kali ini yang terparah sejak beberapa tahun terakhir. Berbagai upaya sudah dilakukan oleh pemerintah daerah, seperti membangun tanggul raksasa di tepi pantai.
Puluhan pompa juga dipasang agar tidak terkena banjir. Namun ternyata rob kali ini sangat besar dan menenggelamkan dua kecamatan di Kabupaten Pekalongan yaitu Tirto dan Wonokerto serta satu Pulau Kecil Simonet yang tak bisa dihuni lagi.