Ada Intrusi Magma di Merapi, BPPTKG: Potensi Letusan Masih Akan Terjadi

Kuntadi
Tangkapan layar erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada Selasa (3/3/2020) pukul 05.22 WIB. (Foto: Istimewa)

YOGYAKARTA, iNews.id – Gunung Merapi di perbatasan Jateng-DIY erupsi dengan menyemburkan abu vulkanik sejauh 8 km, Selasa (3/3/2020) pukul 05.22 WIB pagi tadi. Erupsi tersebut juga disertai luncuran awan panas sejauh 2 km menuju Kali Gendol.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan dan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida
mengatakan, erupsi Merapi tersebut merupakan erupsi tunggal dan eksplosif yang didominasi dengan munculnya gas.

“Erupsi tadi tinggi kolom mencapai 8 kilometer dan didominasi erupsi gas. Sedangkan awan panas berjarak 2 km dari Kali Gendol,” kata Hanik Humaida.

Meski demikian, kata dia, sejumlah wilayah di Boyolali, Klaten dan Solo diguyur hujan abu.

Erupsi ini, kata Hanik, didominasi erupsi gas. Jika dulu merupakan freatik gas, bulan Agustus sudah diikuti dengan magma. Hal ini mengindikasikan adanya dominasi gas. “Memang tekanan kas kali ini lebih besar dari kemarin,” tuturnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Merapi Kembali Erupsi, Muntahkan 60 Kali Guguran Lava Pijar ke Kali bebeng

57 tahun lalu

Gunung Merapi Kembali Erupsi, Lontarkan Awan Panas Guguran 1.800 Meter

57 tahun lalu

Gunung Merapi Erupsi Lagi Pagi Ini, Luncurkan Awan Panas 1 Km & 14 Kali Lava Pijar

57 tahun lalu

Gunung Merapi Kembali Erupsi, Muntahkan Awan Panas 1.800 Meter ke Kali Bebeng

57 tahun lalu

9 Kali Guguran Lava Pijar Teramati dari Puncak Gunung Merapi 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal