Sosok mistis penghuni Gunung Merapi yang memegang tugas terberat, yaitu menjaga keseimbangan gunung agar tidak turun dan tenggelam ke bumi. Konon, Eyang Antaboga dikenal seringkali menunjukkan wujudnya yang berbentuk naga saat asap Gunung Merapi membumbung ke langit akibat erupsi.
Bertugas menjaga keseimbangan cuaca. Konon, makhluk ini menunggangi kuda terbang di atas gunung dan sesekali menampakkan diri kepada penduduk. Sebab itu, perlengkapan sesajen Labuhan Keraton Yogya, kadang perlu mempersembahkan pakaian kuda yang disebut Kiai Cekathak.
Sosok mistis penghuni Gunung Merapi ini bertugas sebagai penjaga teras Keraton Merapi. Ia juga bertugas menjaga kebersihan dan kerapihan keraton.
Sosok mistis ini khusus mengatur arah dan cepat lambatnya laju angin gunung. Selain itu, dia juga merupakan pimpinan di alam gaib.
Sosok mistis ini merupakan penunggu kawah Merapi sekaligus kunci penentu erupsi atau tidaknya gunung tersebut. Demi keselamatan raja dan ketentraman rakyat Mataram, setiap tahun dilakukan ritual Labuhan yang ditujukan kepada Eyang Sapu Jagad. Ia pun memiliki bawahan yaitu Kiai Grinjing Wesi, Kiai Grinjing Kawat dan masih banyak lainnya.
Itu dia sosok gaib yang menjadi penghuni Gunung Merapi menurut kepercayaan penduduk setempat yang benar adanya. Tak tampak mata tetapi diyakini keberadaannya.