Hingga malam ini, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes dan anggota TNI dikerahkan ke lokasi bencana untuk memantau perkembangan sekaligus mendata rumah dan infrastruktur yang rusak akibat terjangan banjir bandang tersebut.
Sementara itu, warga di wilayah pantura Brebes terutama yang tinggal di bantaran sungai berhulu Gunung Slamet diminta meningkatkan kewaspadaan karena diperkirakan banjir kiriman dari wilayah Bumiayu akan memasuki kawasan itu pada Kamis (26/4/2018) dini hari.
Sebelumnya diberitakan, banjir bandang menerjang tiga desa di Kecamatan Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, Rabu (25/4/2018). Bencana terjadi setelah wilayah itu diguyur hujan deras sejak pagi hingga siang.
Tiga desa yang diterjang bencana itu di antaranya Kalierang, Dukuhturi, dan Penggarutan. Selain itu, banjir bandang juga merendam kawasan Pasar Bumiayu. Luapan Kali Erang bercampur material tanah dan batu, serta kayu itu juga menghancurkan jembatan di Desa Kalierang.
Sebuah mobil juga dilaporkan hanyut terbawa arus banjir bandang. Belum diketahui ada tidaknya korban jiwa dalam bencana itu. Hingga saat ini, banjir masih merendam ribuan rumah warga di tiga desa itu.